Kaum Muda SI Serukan Konversi Aset Dolar ke Rupiah demi Perkuat Ekonomi Nasional

2 menit membaca View : 35
REDAKSI EKSEKUTIF
News Redaksi - 12 Jun 2026

Jakarta – Kaum Muda Syarikat Islam (SI) menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya penguatan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dukungan tersebut disampaikan Ketua Kaum Muda SI, Salim Wehfany, yang mengajak masyarakat, khususnya kalangan yang memiliki aset dalam bentuk dolar Amerika Serikat, untuk turut berkontribusi menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan meningkatkan kepercayaan terhadap rupiah.

Menurut Salim, penguatan rupiah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun Bank Indonesia, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha dan kelompok ekonomi mapan. Ia menilai semangat cinta tanah air dapat diwujudkan melalui kepercayaan terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa.

“Kami mendukung berbagai langkah yang bertujuan memperkuat fundamental ekonomi nasional. Semangat cinta tanah air juga dapat diwujudkan melalui kepercayaan terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan ekonomi bangsa,” kata Salim dalam keterangannya, Kamis (11/6).

Ia menambahkan, ajakan kepada masyarakat yang memiliki simpanan dolar untuk mengalihkan sebagian asetnya ke rupiah merupakan bentuk dukungan moral terhadap stabilitas mata uang nasional. Langkah tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan permintaan terhadap rupiah sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kaum Muda SI juga memberikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang dinilai konsisten mendorong berbagai kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Salim, Dasco selama ini aktif mengawal berbagai kebijakan strategis yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat daya tahan nasional di tengah berbagai tantangan global.

“Pak Dasco selama ini dikenal aktif mengawal berbagai kebijakan strategis yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu, kami mendukung setiap upaya yang dapat memperkuat posisi ekonomi Indonesia di tengah tantangan global,” ujarnya.

Meski demikian, Kaum Muda SI menegaskan bahwa upaya memperkuat rupiah harus dilakukan secara sukarela dan berdasarkan pertimbangan ekonomi yang rasional. Mereka juga mendorong pemerintah untuk terus menjaga iklim investasi, meningkatkan produktivitas nasional, serta memperkuat sektor riil agar nilai tukar rupiah semakin kokoh dalam jangka panjang.

“Penguatan rupiah harus ditopang oleh fundamental ekonomi yang kuat, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan produktivitas nasional. Dengan kerja sama seluruh elemen bangsa, kami optimistis ekonomi Indonesia akan semakin tangguh,” tutup Salim.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS