Peringatan FPKB: Kerusakan Lingkungan Jadi Pemicu Bencana, Masyarakat Diminta Bergerak

2 menit membaca View : 56
REDAKSI EKSEKUTIF
Nasional, News Redaksi - 29 Nov 2025

REDAKSI ONLINE,Jakarta — Forum Pemuda Kalimantan Barat (FPKB) menyampaikan pernyataan sikap terkait meningkatnya bencana alam di berbagai daerah, sebagai bentuk keprihatinan sekaligus ajakan untuk memperkuat kepedulian lingkungan dan solidaritas sosial,29/11/2025.

Pendiri FPKB, Dr. Fetrus Marwan, SH., MH., menegaskan bahwa rangkaian bencana yang terjadi merupakan alarm keras atas buruknya pengelolaan lingkungan selama ini.

“Bencana alam yang terjadi saat ini adalah peringatan bahwa kita telah salah dalam mengelola bumi ini. Keserakahan dan kerakusan membuat kita lupa bahwa bumi adalah rumah bersama yang harus dijaga,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Fetrus yang juga advokat di kantor pengacara FA.23 menyebutkan bahwa eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan telah berdampak luas, mulai dari perubahan iklim hingga kerusakan lingkungan yang semakin parah.

Penasehat FPKB, Valentino Barus, menambahkan bahwa penting bagi masyarakat untuk kembali membangun kesadaran ekologis. Menurutnya, bumi harus diperlakukan sebagai “ibu” yang melahirkan kehidupan.

“Kita harus berubah dan lebih bertanggung jawab dalam menggunakan sumber daya alam. Kita harus mencari cara hidup yang harmonis dengan alam dan berkelanjutan,” katanya.

Baik Fetrus maupun Valentino sepakat bahwa bencana yang terjadi—terutama di Aceh, Sumatra Utara, dan Padang—memerlukan respons cepat, tepat, dan bijak.

Mereka menyoroti dampak serius yang dirasakan masyarakat, termasuk kerugian material hingga korban jiwa.

Sebagai bentuk kepedulian, FPKB mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong.

“Mari kita bangkit bergandengan tangan, mengulurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang kesulitan,” kata Fetrus yang turut didampingi Dr. Arthur, MH., dan Prof. Heri.

Fetrus menegaskan bahwa FPKB akan terus memantau situasi bencana, menjalin komunikasi dengan jaringan BNPB, serta menggerakkan partisipasi anggota dalam membantu proses pemulihan dan upaya pencegahan.

“Semoga kita belajar dari kesalahan dan menjadi lebih baik dalam menjaga bumi ini,” pungkasnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS