
REDAKSIONLINE.CO.ID | JAWA TIMUR — Penguatan organisasi menjadi perhatian Partai Hanura dalam menghadapi peta politik menuju Pemilu 2029.

Sekretaris Jenderal Partai Hanura Benny Rhamdani turun langsung memimpin konsolidasi bersama jajaran struktur dan kader partai di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Nganjuk, Senin (25/8/2026).
Agenda di Nganjuk mempertemukan jajaran KSB dan Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Hanura Jawa Timur dengan DPC Hanura Nganjuk sebagai tuan rumah.
Konsolidasi tersebut juga diikuti 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC), 284 ranting, serta anggota DPRD Kabupaten Nganjuk dari Partai Hanura.
Pertemuan tersebut menjadi sarana evaluasi dan penguatan koordinasi internal. Struktur partai dari tingkat daerah hingga ranting didorong untuk memiliki kesamaan arah dalam menjalankan kerja organisasi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Dalam arahannya, Benny Rhamdani menekankan pentingnya menjaga ideologi partai dan mengedepankan politik kerakyatan.
Menurutnya, kader harus memahami bahwa aktivitas politik tidak berhenti pada agenda elektoral, tetapi juga menyangkut keberpihakan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Benny juga menyerukan agar kader memiliki mentalitas “kader singa”. Karakter tersebut mencakup keberanian, ketangguhan, kemampuan memimpin, serta kesiapan menghadapi kompetisi politik dengan sikap yang konstruktif.
Ia menegaskan bahwa kekuasaan bukanlah tujuan akhir dari perjuangan politik.
Kekuasaan harus dimanfaatkan sebagai instrumen untuk menjalankan agenda perjuangan dan menghasilkan kebijakan yang berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, kader Hanura diminta memperbanyak aktivitas di lapangan dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Persoalan seperti akses pendidikan dan layanan kesehatan, kebutuhan petani terhadap pupuk serta bibit, hingga pembangunan infrastruktur desa dinilai perlu mendapat perhatian dalam kerja politik di daerah.
Rangkaian konsolidasi Jawa Timur sebelumnya digelar di Surabaya dan melibatkan seluruh DPC Hanura se-Jawa Timur serta anggota DPRD Partai Hanura dari berbagai daerah di provinsi tersebut.
Kegiatan di Nganjuk menjadi bagian dari agenda berkelanjutan untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus mempersiapkan kader menghadapi Pemilu 2029.
Penguatan komunikasi antara pengurus, anggota legislatif, PAC, hingga ranting menjadi salah satu fokus yang ditekankan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Sebelum memasuki agenda konsolidasi di Jawa Timur, jajaran DPP Partai Hanura juga melakukan kegiatan sosial di Nusa Tenggara Timur untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Dengan memperluas konsolidasi hingga ke tingkat daerah, Hanura berupaya membangun struktur yang lebih solid dan kader yang lebih siap menghadapi agenda politik nasional.
Bagi partai, kesiapan menghadapi Pemilu 2029 tidak hanya ditentukan oleh kekuatan mesin organisasi, tetapi juga oleh kemampuan kader menjaga hubungan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. (Red)
Tidak ada komentar