SEMMI Temui Menko Pangan, Bahas Kemandirian Pangan hingga Program Petani Milenial

2 menit membaca View : 42
REDAKSI EKSEKUTIF
Nasional - 01 Mei 2026

JAKARTA — Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam rangka menyambut Kongres SEMMI ke-IX yang akan dilaksanakan di Banten pada Juli 2026 mendatang.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara kalangan mahasiswa dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan serta kemandirian pangan nasional.

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan apresiasi atas langkah pemerintah dalam mencapai swasembada beras.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk memperluas kemandirian di sektor pangan lainnya.

“Keberhasilan swasembada beras patut diapresiasi. Namun ke depan, kemandirian pangan harus mencakup seluruh komoditas strategis agar Indonesia tidak bergantung pada impor,” ujar Bintang dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Dalam audiensi itu, PB SEMMI turut memaparkan sejumlah program prioritas, salah satunya pengembangan petani milenial.

Program tersebut dirancang untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian, sekaligus meningkatkan produktivitas melalui pendekatan inovatif.

Sebagai tindak lanjut, SEMMI berencana menggelar panen raya bawang di Bima, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan gerakan petani milenial di daerah.

PB SEMMI juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengundang Zulkifli Hasan untuk hadir dalam kegiatan tersebut, sekaligus mendukung langsung program yang digagas mahasiswa.

Selain itu, Menko Pangan dijadwalkan menghadiri Kongres SEMMI ke-IX di Banten pada 21–25 Juli 2026. Dalam agenda tersebut, pemerintah direncanakan turut meluncurkan program tebus murah pangan sebagai langkah menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di masyarakat.

Kongres SEMMI ke-IX sendiri diproyeksikan menjadi forum konsolidasi nasional mahasiswa untuk merumuskan kontribusi nyata terhadap isu strategis bangsa, khususnya dalam memperkuat sektor pangan sebagai fondasi ketahanan nasional.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS