Plan Indonesia-DBS Foundation Luncurkan You RISE, Targetkan 100 Ribu Anak Muda Siap Kerja

3 menit membaca View : 95
REDAKSI EKSEKUTIF
Uncategorized - 02 Feb 2026

Jakarta , 2 Februari 2026 – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama DBS Foundation meluncurkan lima modul pelatihan kerja dalam program Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered (You RISE). Program ini menargetkan peningkatan kesiapan kerja 100.000 kaum muda selama dua tahun di tiga kota, yakni Medan, Jakarta, dan Surabaya.

Kelima modul yang diluncurkan meliputi Financial Planning, Job Readiness & Soft Skills, UI/UX, Social Media Marketing, serta Graphic Design. Modul-modul tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan sektor-sektor yang tengah berkembang, sekaligus menjembatani kesenjangan keterampilan kaum muda dengan kebutuhan industri.

Peluncuran modul You RISE dihadiri oleh perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, lembaga pelatihan, serta mitra perusahaan swasta di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat sipil untuk menciptakan akses kerja yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi perempuan dan kelompok marjinal.

Head of Group Marketing and Communications Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menegaskan bahwa investasi pada kesiapan kerja dan literasi keuangan merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan inklusif.

“Melalui You RISE, kami ingin memastikan kaum muda, khususnya perempuan dan kelompok rentan, tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga kepercayaan diri dan literasi keuangan untuk membangun masa depan yang berkelanjutan,” ujar Mona.

Selain isu kesenjangan keterampilan, aspek keamanan dan inklusi di tempat kerja juga menjadi perhatian utama. Berdasarkan Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2023, satu dari tiga perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan, termasuk di lingkungan kerja. Karena itu, You RISE mengintegrasikan prinsip Gender Equality and Social Inclusion (GESI) serta Protection from Sexual Exploitation, Abuse, and Sexual Harassment (PSHEA) dalam seluruh rangkaian program, termasuk pada mitra sektor privat.

Executive Director Plan Indonesia, Dini Widiastuti, menyebut peluncuran modul ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang untuk mempersiapkan kaum muda menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks.

“Kami ingin memastikan kaum muda, khususnya perempuan dan kelompok rentan, memiliki kesiapan yang menyeluruh—bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga literasi keuangan, keamanan, dan kesetaraan,” kata Dini.

Dukungan pemerintah turut menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Perwakilan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan menilai kolaborasi lintas sektor penting untuk menjawab dinamika pasar kerja.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan sangat penting untuk memastikan penempatan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemenaker menyoroti pentingnya pelatihan vokasi yang adaptif dan inklusif, terutama bagi perempuan dan penyandang disabilitas.

Selain peluncuran modul, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi kebutuhan industri serta sesi peningkatan kesadaran terkait GESI dan PSHEA guna membangun ekosistem kerja yang produktif sekaligus adil dan aman.

Melalui program You RISE, Plan Indonesia dan DBS Foundation berharap dapat memperkuat jembatan antara kaum muda dan dunia kerja, serta mendorong peran aktif sektor publik dan swasta dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang inklusif di Indonesia.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS