Kolaborasi BAJA, BPDAS dan UIKA Hadirkan Gerakan Menanam 8.000 Pohon di Bogor

2 menit membaca View : 24
REDAKSI EKSEKUTIF
Nasional, News Redaksi - 31 Agu 2026

REDAKSIONLINE.CO.ID | BOGOR — Semangat menjaga lingkungan di Kabupaten Bogor diperkuat melalui aksi penanaman dan pembagian ribuan bibit pohon yang melibatkan BAJA Indonesia Raya, BPDAS Citarum Ciliwung, serta mahasiswa Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.

Sebanyak 8.000 bibit pohon dibagikan secara bertahap kepada warga di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam penghijauan.

Salah satu lokasi kegiatan berada di Desa Ciasihan. Warga menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan ikut terlibat dalam penanaman bibit bersama mahasiswa yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kegiatan tersebut juga melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat sehingga proses penyaluran bibit dapat berlangsung secara langsung di tengah masyarakat.

Sekretaris Jenderal BAJA Indonesia Raya, M. Abdul Muhtar, mengatakan kerja sama dengan mahasiswa KKN merupakan bentuk sinergi yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kolaborasi ini bukan sekadar membagikan bibit, tetapi juga menanam benih kesadaran lingkungan untuk generasi mendatang. Kami mengapresiasi semangat para mahasiswa KKN UIKA yang menjadi garda terdepan dalam menyalurkan 8.000 bibit pohon ini langsung ke tangan warga,” ujar Muhtar.

Muhtar menilai keberhasilan kegiatan penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang diberikan. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk menanam serta merawat pohon menjadi bagian penting agar program tersebut memberikan hasil yang berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan kelompok KKN UIKA, Anastasha, mengatakan dukungan berbagai pihak membuat program penghijauan tersebut dapat berjalan dengan baik.

Ia juga melihat respons positif warga sebagai modal penting untuk membangun kepedulian lingkungan secara bersama-sama.

“Melalui pendistribusian 8.000 bibit pohon ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi penghijauan daerah ini. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan kami siap mengawal proses penanaman hingga perawatan awal di lapangan,” tutur Anastasha.

Penyaluran bibit dilakukan di sejumlah titik yang menjadi wilayah pelaksanaan KKN. Masyarakat mendapatkan bibit untuk ditanam di lingkungan yang dinilai membutuhkan penghijauan, dengan pendampingan pada tahap awal penanaman dan perawatan.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan masyarakat yang lebih luas. Selain menambah vegetasi, keterlibatan warga dalam merawat pohon dinilai penting untuk memastikan manfaat penghijauan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

BAJA Indonesia Raya bersama BPDAS Citarum Ciliwung dan mahasiswa UIKA berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi contoh sinergi antara organisasi, lembaga pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS