CYEA Minta Publik Objektif Menilai Smart Meter PLN, Soroti Manfaat AMI yang Sudah Dirasakan 1,2 Juta Pelanggan

3 menit membaca View : 32
REDAKSI EKSEKUTIF
Ekonomi, Nasional, News Redaksi - 07 Jul 2026

JAKARTA – Center for Youth Energy Appreciation (CYEA) mengajak masyarakat untuk menyikapi berbagai informasi yang berkembang terkait implementasi Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter PT PLN (Persero) secara objektif dan berdasarkan fakta di lapangan.

Organisasi tersebut menilai, penilaian terhadap program strategis nasional perlu mempertimbangkan manfaat yang telah dirasakan pelanggan serta menghormati proses hukum apabila terdapat persoalan yang sedang berjalan.

Direktur CYEA, Jefferson, mengatakan proyek Smart Meter AMI merupakan bagian dari agenda transformasi digital PLN yang telah diimplementasikan secara bertahap sejak 2023.

Menurutnya, program tersebut telah berjalan di sejumlah wilayah dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas layanan kelistrikan.

“Setiap dugaan yang muncul tentu harus diproses sesuai mekanisme hukum. Namun masyarakat juga perlu memperoleh informasi yang utuh bahwa implementasi Smart Meter AMI telah berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi pelanggan.

Penilaian terhadap sebuah program nasional sebaiknya didasarkan pada fakta, bukan semata opini yang berkembang di ruang publik,” ujar Jefferson dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (6/7/2026).

CYEA menjelaskan, digitalisasi yang dilakukan PLN merupakan bagian dari transformasi menyeluruh yang mencakup layanan pelanggan, sistem pembangkitan, transmisi, distribusi hingga tata kelola perusahaan.

Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi dalam membangun sistem kelistrikan yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis teknologi.

Salah satu implementasi transformasi tersebut adalah penerapan Smart Meter AMI yang memungkinkan pencatatan konsumsi listrik dilakukan secara otomatis dan real time.

Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat penanganan gangguan, mengurangi potensi kesalahan pencatatan manual, serta memperkuat transparansi layanan kepada pelanggan.

Berdasarkan data yang disampaikan CYEA, sejak mulai diterapkan pada 2023, PLN telah mengganti sekitar 1,2 juta meteran konvensional dengan Smart Meter di delapan Unit Induk Distribusi (UID), meliputi Sumatera Utara, Banten, Jakarta Raya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, serta Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.

Menurut Jefferson, capaian tersebut menunjukkan bahwa program AMI telah memasuki tahap implementasi yang luas dan menjadi salah satu bagian penting dalam modernisasi sistem kelistrikan nasional.

Selain memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memantau penggunaan listrik secara lebih akurat, penerapan AMI juga dinilai meningkatkan efisiensi operasional perusahaan melalui percepatan deteksi gangguan, pengurangan kehilangan energi, optimalisasi pemeliharaan jaringan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

CYEA juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan informasi di ruang publik.

Organisasi itu menilai masyarakat berhak memperoleh informasi yang komprehensif mengenai perkembangan suatu proyek strategis nasional, termasuk manfaat yang telah dihasilkan dan proses hukum yang sedang berlangsung apabila terdapat dugaan pelanggaran.

“Fakta implementasi dan manfaat program harus tetap menjadi bagian dari informasi publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memberikan penilaian secara lebih objektif dan berimbang,” kata Jefferson.

Sebagai lembaga yang fokus pada isu energi, CYEA menilai pemanfaatan teknologi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam menghadapi tantangan transisi energi nasional.

Digitalisasi sektor ketenagalistrikan diyakini mampu meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih adaptif.

CYEA berharap implementasi Smart Meter AMI terus diperluas dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik sehingga mampu mendukung terwujudnya sistem kelistrikan nasional yang lebih andal, cerdas, dan berkelanjutan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS