Banjir Besar Landa Aceh, Sumbar dan Sumut: GaMPI Desak Pemerintah Umumkan Status Bencana Nasional

2 menit membaca View : 149
REDAKSI EKSEKUTIF
Nasional, News Redaksi - 01 Des 2025

REDAKSI ONLINEJakarta – Generasi Muda Peduli Indonesia (GaMPI) mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera menetapkan status Bencana Nasional atas banjir besar yang melanda Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara dalam beberapa hari terakhir.

Curah hujan ekstrem telah menyebabkan ribuan rumah terendam, fasilitas umum rusak serta puluhan ribu warga mengungsi.

Di berbagai wilayah, jalan nasional dan jembatan terputus sehingga membuat sejumlah daerah terisolasi.

Distribusi logistik terhambat, layanan kesehatan terganggu dan proses evakuasi berlangsung lambat akibat keterbatasan akses serta minimnya peralatan.

Ketua Umum GaMPI, Nini Arianti, menegaskan bahwa kondisi bencana saat ini sudah memenuhi indikator Bencana Nasional.

Menurutnya, skala kerusakan, luas wilayah terdampak, dan besarnya jumlah pengungsi memerlukan intervensi pemerintah pusat secara cepat dan terkoordinasi.

“Penanganan bencana tidak boleh setengah-setengah. Situasi saat ini sudah masuk kategori bencana nasional. Dengan status tersebut, penanganan dapat dilakukan terpusat dan melibatkan seluruh elemen negara,” ujar Nini dalam keterangannya, Senin (01/12/2025).

GaMPI juga mendesak pemerintah memaksimalkan Komponen Cadangan (Komcad) bentukan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat operasi kemanusiaan di lapangan.

Komcad dinilai bisa membantu evakuasi, distribusi bantuan dan pengamanan wilayah terdampak.

“Komcad adalah kekuatan strategis negara yang dapat dimaksimalkan dalam kondisi darurat seperti ini. Kehadiran mereka menunjukkan negara benar-benar hadir untuk rakyat,” tambah Nini.

Menurut GaMPI, penetapan status Bencana Nasional akan mempercepat pengerahan penuh TNI, BNPB, Basarnas serta kementerian teknis dalam melakukan evakuasi, penyaluran bantuan dan pemulihan pascabencana.

GaMPI juga mengajak organisasi pemuda, masyarakat umum hingga sektor swasta untuk menunjukkan solidaritas nasional.

Bantuan makanan, air bersih, pakaian, obat-obatan dan relawan sangat dibutuhkan di wilayah terdampak.

“Semangat gotong royong harus kembali hidup. Jangan biarkan saudara-saudara kita menghadapi bencana ini sendirian,” kata Nini.

GaMPI memastikan akan terus memantau perkembangan di tiga provinsi terdampak dan siap terlibat aktif dalam aksi kemanusiaan melalui jaringan pemuda di seluruh Indonesia.

Di akhir pernyataannya, Nini kembali mendesak pemerintah agar segera menetapkan status Bencana Nasional demi percepatan penanganan banjir di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara. (FLKy)

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS