
Pati, 1 November 2025 — Bupati Pati, Sudewo, akhirnya buka suara setelah upaya pemakzulan terhadap dirinya gagal. Mayoritas fraksi di DPRD Pati memutuskan memberikan “kesempatan kedua”, sehingga langkah pemakzulan urung dilakukan.

Sudewo menyampaikan terima kasih dan mengajak semua pihak, termasuk mereka yang sebelumnya berseberangan, untuk kembali bersatu membangun Kabupaten Pati.
“Yang selama ini kontra pun saya harap bisa bersama kami membangun Kabupaten Pati,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).
Ia menegaskan, bersama Wakil Bupati Pati, dirinya berkomitmen untuk meningkatkan kinerja pemerintahan. Rekomendasi dari panitia khusus (pansus) hak angket DPRD Pati, kata Sudewo, akan dijadikan bahan evaluasi dan koreksi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.
“Kami komitmen bersama Pak Wakil Bupati untuk meningkatkan kinerja. Segala sesuatu yang menjadi bagian dari pansus kami jadikan koreksi untuk pemerintah,” lanjutnya.
Meski lolos dari pemakzulan, Sudewo mengimbau agar para pendukungnya tidak berlebihan dalam merayakan keputusan tersebut. Ia meminta agar tidak ada konvoi atau acara syukuran besar-besaran.
“Saya imbau kepada semua pendukung untuk bersyukur dengan cara mengajak semua pihak bersatu dan bergandengan tangan membangun Pati. Tidak perlu euforia, hiburan, konvoi, atau selamatan—cukup biasa saja,” tegasnya.
Sebelumnya, DPRD Pati sempat membentuk pansus hak angket untuk menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan Bupati Sudewo. Namun dalam rapat paripurna, mayoritas anggota dewan menolak pemakzulan dan menyepakati agar Sudewo diberi kesempatan memperbaiki kinerjanya.
Tidak ada komentar