Jelang Kongres IX, Kandidat Ketua Umum PB SEMMI Diajak Utamakan Persatuan di Tengah Kompetisi

2 menit membaca View : 33
REDAKSI EKSEKUTIF
Nasional, News Redaksi - 20 Jul 2026

JAKARTA, 20 Juli 2026 – Tahapan menuju Kongres IX Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) terus bergulir.

Enam kandidat Ketua Umum periode 2026–2029 mengikuti forum penyampaian visi, misi, dan gagasan sekaligus menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen menjaga proses demokrasi organisasi tetap kondusif dan bermartabat.

Forum yang digelar di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Syarikat Islam, Jakarta, itu diikuti oleh Achmad Donny, Ahmad Chalil Gibran, Muhammad Senanatha, M. Dwi Apriyanto, Febriansyah Putra, dan Gurun Arisastra.

Keenamnya memaparkan pandangan mengenai arah pengembangan organisasi sekaligus kesiapan memimpin PB SEMMI untuk tiga tahun ke depan.

Pakta Integritas yang ditandatangani seluruh kandidat memuat komitmen untuk mematuhi seluruh mekanisme kongres, menjaga ketertiban selama pelaksanaan forum, menghormati keputusan peserta kongres, serta menerima hasil pemilihan secara demokratis.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat budaya organisasi yang menjunjung sportivitas dan etika kepemimpinan.

Ketua Umum PB SEMMI dalam sambutannya mengingatkan bahwa regenerasi kepemimpinan harus dipandang sebagai estafet perjuangan organisasi. Ia mengajak seluruh kandidat untuk tetap bersatu setelah proses pemilihan selesai dan bersama-sama memperkuat peran SEMMI dalam memberikan kontribusi bagi bangsa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, di antaranya Muhammad Nur, N. Syamsuddin Ch. Haesy, Ir. Agustanzil Sjahroezah, M.P.A., Hilman Ismail Metareum, S.E., dan Ervan Taufiq, S.E., M.E. Kehadiran para pimpinan Syarikat Islam menjadi bentuk dukungan terhadap proses regenerasi yang berlangsung di lingkungan organisasi serumpun.

Muhammad Nur menyampaikan apresiasi atas penyampaian visi dan gagasan dari seluruh kandidat. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi organisasi, namun semangat persaudaraan harus tetap menjadi fondasi utama setelah kongres berakhir.

Steering Committee Kongres IX PB SEMMI juga menegaskan bahwa kompetisi dalam pemilihan ketua umum harus menjadi ruang adu gagasan, bukan ajang yang memicu perpecahan.

Dengan mengusung tema “SEMMI Satu, Wujudkan Astacita”, kongres diharapkan melahirkan pemimpin yang berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu menyatukan seluruh kader untuk memperkuat peran SEMMI dalam menjawab tantangan kebangsaan ke depan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS