Pante Bidari Gelap, Warga Bertahan Lapar Usai Banjir 4 Meter

2 menit membaca View : 104
REDAKSI EKSEKUTIF
News Redaksi, Sosial - 02 Des 2025

REDAKSI ONLINE, Aceh TimurBanjir besar yang menghantam Kecamatan Pante Bidari sejak 25 November 2025 masih menyisakan luka mendalam bagi ribuan warga.

Air setinggi hampir empat meter dari luapan Sungai Arakundo menerjang cepat, tanpa memberi waktu bagi warga untuk menyelamatkan barang-barang mereka.

Rumah hanyut, akses terputus, dan sejumlah desa terisolasi hingga air mulai surut pada 29 November.

Di antara ratusan kisah pilu, pengalaman Anwar (45) menggambarkan betapa dahsyatnya bencana kali ini.

Rumahnya hilang disapu arus, dan ia hanya bisa menyelamatkan diri dengan memanjat atap rumah tetangga. Di situlah ia bertahan berhari-hari menunggu banjir mereda.

“Kalau bukan karena Allah menolong malam itu, saya mungkin sudah hanyut bersama rumah,” kata Anwar lirih saat ditemui, Senin (1/12/2025).

Kini, meski banjir telah surut, kampung tempat Anwar tinggal masih gelap gulita. Listrik belum menyala, membuat semua aktivitas warga lumpuh.

Untuk sekadar mengisi daya ponsel dan mencari penerangan, warga harus menempuh perjalanan ke Kota Panton Labu, Aceh Utara.

Kondisi logistik pun memprihatinkan. Bantuan yang datang minim: hanya tiga sak beras untuk satu desa, membuat setiap kepala keluarga menerima jatah tak lebih dari segenggam.

Harga kebutuhan pokok ikut melonjak: telur Rp75 ribu per papan, Indomie Rp125 ribu per kardus, beras Rp320 ribu per sak, dan air mineral Rp7 ribu per botol. Stok pun sangat terbatas. Air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak.

“Air bersih dan logistik adalah yang paling kami harapkan saat ini. Anak-anak menangis karena haus, sementara rumah kami rata dengan tanah,” tutur Anwar.

Banjir memang surut, tapi penderitaan warga Pante Bidari jauh dari selesai. Gelap, lapar, dan haus masih menghantui. Mereka menunggu uluran tangan agar kampung yang hilang dapat kembali berdiri dan kehidupan bisa berjalan seperti sedia kala. (Red)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS