Bang Foke Usul Festival Dekorasi Kampung Betawi Digelar di Seluruh Jakarta Saat HUT ke-500

3 menit membaca View : 188
REDAKSI EKSEKUTIF
Nasional, News Redaksi - 19 Jun 2026

Jakarta – Semangat warga dalam melestarikan budaya Betawi kembali terlihat dalam Festival Dekorasi Kampung Betawi Ke-2 yang digelar Sentra Kreatif Budaya Betawi (SKBB) di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT Jakarta ke-499 ini mendapat apresiasi dari berbagai tokoh Betawi dan pemerintah daerah.

Festival yang berlangsung sejak 10 hingga 11 Juni 2026 tersebut melibatkan seluruh kelurahan di Kecamatan Palmerah.

Penilaian dilakukan langsung di wilayah peserta, sementara malam puncak sekaligus pengumuman pemenang diselenggarakan di halaman Kantor Kecamatan Palmerah.

Ketua Sentra Kreatif Budaya Betawi, Ririn Kusumawati, mengatakan festival ini bertujuan menghadirkan identitas budaya Betawi secara nyata di tengah lingkungan masyarakat.

Selain mempercantik kawasan, keberadaan kampung-kampung Betawi diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus destinasi wisata budaya.

“Kami ingin masyarakat lebih dekat dengan budaya Betawi. Ke depan, kampung-kampung ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga pusat kegiatan budaya seperti pelatihan kesenian, kuliner, hingga kerajinan yang dapat diikuti masyarakat luas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Wakil Wali Kota Jakarta Barat, jajaran pemerintah kota, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB) Dr. Ing. H. Fauzi Bowo, anggota DPD RI Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, anggota DPRD DKI Jakarta Inad Luciawati, Uwais Al Qoroni, Abdul Aziz, serta sejumlah tokoh Betawi lainnya.

Dalam sambutannya, Fauzi Bowo atau Bang Foke memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif masyarakat Palmerah yang dinilainya berhasil menghadirkan pelestarian budaya dari tingkat akar rumput.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, festival yang lahir dari partisipasi warga memiliki nilai strategis dalam menjaga identitas Jakarta sebagai tanah kelahiran budaya Betawi.

“Ini gerakan yang tumbuh dari bawah dan patut didukung penuh. Menjelang Jakarta memasuki usia 500 tahun pada tahun depan, saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan di seluruh kecamatan di Jakarta. Aspirasi ini akan saya sampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta,” kata Bang Foke.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Dorri Herlambang atau yang akrab disapa Idhoy mengumumkan hasil penilaian Festival Dekorasi Kampung Betawi Ke-2.

Kelurahan Kota Bambu Utara berhasil meraih Juara I, disusul Kelurahan Slipi sebagai Juara II, dan Kelurahan Kota Bambu Selatan sebagai Juara III.

Untuk kategori harapan, Harapan I diraih Kelurahan Jatipulo, Harapan II Kelurahan Palmerah, dan Harapan III Kelurahan Kemanggisan.

Selain mendapatkan piala dan piagam penghargaan, para pemenang juga menerima dana perawatan kampung sebagai bentuk dukungan agar ikon-ikon budaya yang telah dibangun dapat terus terjaga dan berkembang.

Festival ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya Betawi tidak hanya dilakukan melalui pertunjukan seni, tetapi juga melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam membangun identitas budaya di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dengan dukungan berbagai pihak, Kampung Betawi di Palmerah diharapkan dapat menjadi model pelestarian budaya berbasis komunitas yang dapat diterapkan di wilayah lain di Jakarta.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS