
REDAKSI ONLINE, Jakarta – Ikatan Keluarga Katolik Sumatra Utara (IKKSU) Jabodetabek kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan tanpa batas.

Hal itu terlihat dari kehadiran Panitia Paskah IKKSU yang mengikuti misa di Pusat Pastoral Samadi (PUSPAS), Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Minggu (18/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua Umum IKKSU Lodewijk Sihite, Ketua Panitia Paskah IKKSU 2026 Kasianus Telaumbanua, Sekretaris Jenderal sekaligus Sekretaris Panitia Rasnius Pasaribu, Humas Kornelius Wau, Theresia Haloho, Sie Dana Frank Simorangkir, serta Firhot Sinaga.
Pusat Pastoral Samadi yang berlokasi di Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, dikenal sebagai kompleks rumah retret, rekoleksi, kapel, dan pusat pastoral Katolik di bawah pengelolaan Keuskupan Agung Jakarta.
Tempat ini juga dikenal dengan nama Madonna Della Strada dan dikelola oleh para imam diosesan KAJ.
Misa dipimpin langsung oleh Direktur PUSPAS, Romo Yustinus Ardianto, Pr. Dalam homilinya, Romo Yustinus menekankan pentingnya peran seorang pemimpin dalam menentukan arah dan karakter pengikutnya.
“Ada tiga unsur utama dalam kepemimpinan, yakni pemberi tugas, penerima tugas, dan pelaksana tugas,” ujar Romo Yustinus.
Ia menegaskan, baik atau buruknya sebuah tindakan sangat ditentukan oleh figur pemimpinnya.
“Jika pemimpinnya baik, pengikutnya akan berjalan di jalan yang baik. Jika pemimpinnya jahat, maka yang mengikuti juga akan cenderung ke arah yang sama,” tegasnya.
Usai misa, Panitia Paskah IKKSU melakukan pertemuan dengan Romo Yustinus.
Ketua Panitia, Kasianus Telaumbanua, menyampaikan maksud kedatangan mereka untuk meminta nasihat sekaligus kesediaan Romo Yustinus menjadi host kegiatan penggalangan dana bagi korban bencana alam yang terjadi pada November 2025 di wilayah Keuskupan Sibolga dan Keuskupan Medan.
Menanggapi hal tersebut, Romo Yustinus memberikan sejumlah catatan penting, mulai dari penentuan target undangan, penyusunan rangkaian acara yang efektif, menjaga ketertiban dan kebersihan, hingga menghindari dominasi panitia dalam acara.
“Banyak kegiatan gagal karena terlalu banyak seremoni yang sebenarnya tidak perlu,” ujar Romo Yustinus.
Ia pun menyatakan kesediaannya menjadi host gala dinner penggalangan dana yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret 2026.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan misa di Paroki Santa Clara, Bekasi Barat.
Dalam perayaan Ekaristi tersebut, Ketua Umum IKKSU Lodewijk Sihite bersama Kasianus Telaumbanua menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan Paskah IKKSU Jabodetabek 2026.
Lodewijk menyampaikan apresiasi kepada Romo Paroki Santa Clara, pengurus gereja, serta Sekjen IKKSU Rasnius Pasaribu yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Kami rindu dapat berbuat sesuatu untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam. Untuk itu, saya persilakan Ketua Panitia Paskah IKKSU 2026, Bapak Kasianus Telaumbanua, untuk menjelaskan rencana kegiatan,” ujar Lodewijk.
Dalam sambutannya, Kasianus menjelaskan bahwa sebelum puncak perayaan Paskah IKKSU Jabodetabek, akan dilaksanakan penggalangan dana yang hasilnya diperuntukkan bagi korban banjir di wilayah Keuskupan Sibolga dan Medan.
Penggalangan dana tersebut akan dilakukan melalui penjualan kupon berhadiah, gala dinner pada 8 Maret 2026 di OKS Samadi, serta puncak Perayaan Paskah IKKSU Jabodetabek pada 12 April 2026 di Gedung Graha Delima 2, Bekasi Barat.
“Kami sangat berharap dukungan dari Bapak dan Ibu semua. Sekecil apa pun partisipasi, sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang kehilangan rumah, gereja, bahkan anggota keluarga akibat bencana,” ujar Kasianus.
Usai misa, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan jamuan kasih. Panitia Paskah IKKSU kemudian melanjutkan kunjungan ke Paroki Cikarang, Gereja Ibu Teresa, untuk berbagi pengalaman terkait pelaksanaan kegiatan penggalangan dana serupa.
Pertemuan tersebut ditutup dengan doa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan Paskah dan penggalangan dana IKKSU Jabodetabek dapat berjalan lancar. (Red)
Tidak ada komentar